MODUL V
AKTIVITAS AKUATIK
Pendahuluan
Akuatik (aktivitas air) merupakan suatu
kegiatan yang dilakukan di air, seperti : permainan air (polon air, voli air),
berenang, loncat indah, dan keselamatan di air. Aktivitas air ini dapat
dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang untuk keperluan rekreasi dan
kompetisi dilakukan di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, danau,
dan laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena
hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.
Yeknik yang benar adalah hal terpenting
ketika anda berenang, bahkan juga ketika anda melakukan cabang olahraga lainnya. Dalam renang, teknik yang
salah akan membuat anda kehilangan efesiensi, lambat, dan cepat capek. Dalam
modul ini akan dijabarkan teknik dasar dari salah satu gaya renang, yaitu
renang gaya bebas. Di samping itu juga akan dijabarkan teknik dasar olahraga
air yang lalin, yaitu loncat indah.
Cermatilah
A.
Renang
Gaya Bebas
Dalam lomba renang nomor gaya bebeas,
perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Federasi
renang internasional (FINA) tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor
renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang bereneng dengan
gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl)
digunakan hampir semua universal oleh perenang dalam nomor renang gaya
bebas. Berikut merupakan beberapa teknik dasar renang gaya bebas (front crawl)
1. Gerakan
kaki
Gerakan kaki ke atas dan kebawah secara
bergantian ( seperti orang yang sedang berjalan kaki), tetapi antara kaki dan
paha dengan posisi lurus atau lutut
tidak boleh ditekuk. Gerakan ini dilakukan terus menerus. Selama melakukan
gerakan ini, kaki dan paha harus selalu dengan posisi lurus.
2. Gerakan
tangan
Urutan gerakan
tangan gaya bebas :
a.
Posisi
awal kedua tangan lurus kedepan
b.
Tarik
tangan kiri mengayuh ke bawah sampai ke belakang
c.
Setelah
tangan kiri selesai mengayuh sampai kebelakang, angkat tangan kiri tersebut ke
ats permukaan air dan ayunkan tangan kiri sejauh mungkin kedepan.
d.
Tarik
tangan kanan mengayuh ke bawah sampai kebelakang
e.
Setelah
tangan kanan selesai mengayuh sampai ke belakang, angkat tangan kanan ke atas
permukaan air dan ayunkakn tangan kanan sejauh mungkin ke depan. Hal ini dapat
dilakukan secara terus menerus.
3. Gerakan
kombinasi tangan, kaki, dan mengambil
nafas
a.
Kaki
terus bergerak seperti pada poin 1 diatas
b.
Pengambilan
nafas dilakukan ketika tangan kiri sedang diayunkan ke depan untuk masuk
kembali ke dalam air, sedangkan tangan kanan akan naik ke permukaan air. Pada
saat itulah, gerakkan kepala ke kanan untuk mengambil nafas.
c.
Begitu
juga bila anda lebih suka bernafas ke kiri, yaitu dilakukan ketika tangan kanan
sedang diayunkan ke depan untuk masuk kembali ke dalam air dan tangan kiri akan
naik ke permukaan air.
d.
Ketika
mengambil nafas, kepala jangan diangkat keatas, melainkan hanya menoleh ke
samping kanan atau kiri.

4. Hal
hal yang perlu diperhatikan dalam renang gaya bebas
a. Body
streamline
Pertama dan yang
paling utamam adalah badan berada dalam posisi streamline (lurus) selama berenang. Posisi streamline akan
meminimalkan tahanan air. Tubuh anda harus streanline mulai dari ujung jari
tangan sampai ujung jari kaki anda. Dan agar posisi streamline ini bisa
tercapai setiap saat, maka yang harus anda lakukan adalah :
1)
Posisi
keppal anda harus streamline dengan badan. Telinga anda harus segaris dengan
badan anda. Caranya, selama berenang, celupkan kepala ke dalam air. Hadapkan
wajah ke dasar kolam, dengan pandangan mata ke bawah, sedikit ke depan.
Demikian pula sewaktu mengammbil nafas, jangan mengangkat kepala. Cukup mulut anda berada di atas permukaan
air, dan satu telinga anda tetap tercelup ke dalam air. Jika kedua telinga
keluar dari air, berarti gerakan salah.
2) Pada waktu ekstensi, lengan
anda harus berada dalam posisi
horizontal ke arah depan. Jangan sampai lengan anda turun. Jadi, ketika lengan
anda melakukan catch pull dan recovery, lengan anda yang lain tetap rata
dengan permukaan
3) Jangan menekuk tungkai.
Gerakan kaki anda berasal dari paha, bukan hanya gerakan betis anda. Yang juga
penting adalah untuk mengunci punggung kaki anda agar segaris dengan tungkai
anda (seperti yang biasa dilakukan oleh seorang penari balet atau seorang
pesenam)
b. Body
rotation
Selama berrenang
gaya bebas, tubuh anda harus bisa menyerupai
balok kayu yang miring kekiri dan kekanan, terhadap sumbu aksialnya. Dan
kemiringan tubuh ini tidak hanya terjadi pada dada anda, tetapi semua bagian
tubuh anda. Mulai dari kepala, dada, perut, pinggang dan tungkai. Sewaktu
lengan kiri anda berekstensi, tubuh anda miring ke kanan, tubuh bagian kanan
naik. Sebaliknya sewaktu lengan kanan anda berektensi, tubuh anda miring ke
kiri, tubuh bagian kiri anda naik. Ayunan tungkai anda juga harus mengikuti
kemiringan ini. Untuk mudah melakukan hal ini,
latihlah tungkai anda untuk bisa melakukakn ayunan kaki menyamping.
Dengan body
rotation yang sempurna, anda akan mudah mengambil napas. Anda tidak perlu
menolehkan kepala untuk mengambil napas. Anda cukup memanfaattkan kemiringan
tubuh anda.
c.
High
elbow recovery
Sebetulnya tidak
ada cara yang baku untuk melakukan recovery.
Namunn cara yang paling tradisional dan yang paling disarankan adalah
dengan cara atau metode high elbow recovery. Maksudnya selama gerakan recovery,
siku anda adalah titik tertinggi dari lengan anda. Dengan metode ini, anda akan
terhindar dari over-reach.
B.
Loncat
indah
Loncat
indah merupakan perpaduan gerakan akrobatik di udara dan loncatan. Pada
dasarnya loncat indah terdiri dari loncatan yang dimulai dari langkah take off
atau pantulan take off kemudian masuk ke air. Penggunaaan papan loncat adalah kombinasi dari gerakan saat
di udara setelahh take off dan sebelum masuk ke air. Pada tahap awal (pemula)
lncat indah dapat dilakukan dari samping kolam, namun bagi peloncat mahir dapat
dilakukan dari atas menara dengan
menggunakan papapn pantul dengan ketinggian yang bervariasi (3 m, 5m, dan 10m)
Loncat
dari samping kolam dapat dilakukan dengan macam cara yaitu :
1. Loncat
dengan posisi berjongkok
Cara melakukan :
a.
Dilakukan
dari tepi kolam tempat yang dangkal (1,5 meter), kedua telapak kaki agak
direnggangkan sedikit, dengan ibu jari kaki melewatu tepi kolam supaya tolakan
tidak meleset.
b.
Badan
ditundukkan, kedua lengan diluruskan ke muka bawah mengarah menuju jarak 2
meter dari kolam. Kedua ibu jari saling berkaitan atau kedua telapak tangan
saling bertindihan.
c.
Kepala
tunduk diantara kedua lengan dan melihat ke bagian perut.
d.
Keseimbangan
dijaga sehingga titik berat badan sudah dimuka.
e.
Dari
sikap ini badan dijatuhkan ke muka ke arah tujuan tangan tersebut dan bersamaan
dengan ini lutut diluruskan.
2. Loncat
dengan posisi berdiri
cara maelakukan :
a.
Sikap
permulaan dengannberdiri pada kedua kaki, kedua telapak kaki dengan agak
direnggangkan sedikit, dengan ibu jari kaki melewati tepi kolam supaya tolakan
tidak meleset.
b.
Lutut
agak ditekuk supaya mempunyai kekuatan
untuk meluruskan kaki (bertolak)
c.
Sikap
badan, lengan, dan kepala sama dengan sikap berjongkok, demikian pula cara
melakukannya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Matur Nuwun Mbah...???