Modul 1

Komponen Silabus
*Standar Kompetensi:
Mempraktikan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam
bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
*Kompetensi Dasar:
1. Mempraktikkan
keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara
sederhana serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya
diri.
2. Mempraktikkan
keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara
sederhana serta nilai kerjasama,
kejujuran, menhargai, kerja keras, dan percaya diri.
3. Mempraktikkan
keterampilan teknik bermain salah satu nomor atletik dengan menggunakan
peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, kerja keras, dan
percaya diri.
4. Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai
kerjasama, kejujuran, kerja keras,dan percaya diri.
Peserta didik
mampu mempraktikkan berbagai jenis keterampilan permainan olahraga dengan
konsep yang benar dan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya.
Materi Pokok
A. Sepak Bola
B. Bola Voli
C. Bola Basket
D. Softball
E. Lari Jarak Pendek
F. Pencak silat
Pendahuluan
Olahraga adalah serangkaian gerak raga yang teratur dan terencana untuk
memelihara gerak (mempertahankan hidup) dan meningkatkan kemampuan gerak
(meningkatkan kualitas hidup). Seperti halnya makan, olahraga merupakan
kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya olahraga sebagai alat untuk
memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga merupakan
alat untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, rohani dan sosial.
Permainan olahraga terdiri dari
berbagai jenis permainan dan olahraga baik terstruktur maupun tidak yang
dilakukan secara perorangan maupun beregu. Dalam aktivitas ini termasuk juga
pengembangan aspek pengetahuan yang
relevan dan sistem nilai seperti; kerjasama, sportivitas, jujur, befikir
kritis, dan patuh pada peraturan yang berlaku. Permainan dalam olahraga ini
terdiri dari beberapa cabang, antara lain cabang permainan yang menggunakan
bola besar dan bola kecil, cabang atletik, serta cabang olahraga bela diri.
Penguasaan teknik dasar yang baik dalam permainan olahraga sangat diperlukan
untuk dapat bermain baik dan mencapai hasil yang memuaskan.
Cermatilah!
A. Sepak Bola
Sepak bola merupakan suatu permainan olahraga yang dilakukan
dengan jalan menyepak/menendang bola, dengan tujuan untuk memasukkan bola ke
gawang lawan dan mepertahankan gawang sendiri supaya tidak kemasukan bola.
Sepakbola disebut juga sebagai permainan beregu yang masing-masing regu terdiri
atas 11 pemain. Biasanya permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak (2× 45
menit) dengan waktu istirahat 15 menit diantara dua babak tersebut. Suatu tim
dinyatakan sebagai pemenang apabila dapat memasukkan b ola ke gawang lawan
lebih banyak dan kemasukan bola lebih sedikit jika dibandingkan dengan
lawannya.
Pemain sepakbola yang baik
harus dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar
yang baik akan cenderung dapat bermain sepakbola, pemain diperbolehkan
menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan. Hanya penjaga gawang yang
diperbolehkan memainkan bola dengan seluruh anggota badan didaerah
kekuasaannya.
Beberapa teknik dasar yang perlu
dimiliki pemain sepakbola adalah menendang (kicking), menghentikan atau
mengontrol (stoping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas
(tackling), lemparan ke dalam (throw in) dan menjaga gawang (goal keeping).
Lebih jelasnya marilah kita pelajari lebih dalam uraian berikut ini.
1. Menendang (Kicking)
Menendang bola merupakan salah
satu karakteristik sepakbola yang paling dominan. Tujuan utama menendang bola
adalah untuk memberi umpan (passing) dan menembak ke arah gawang lawan
(shooting at the goal). Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, menendang
dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu menendang dengan kaki bagian dalam, menendang dengan
kaki bagian luar, dan menendang dengan punggung kaki.
Pemain sepakbola menggunakan kakinya yang paling kuat untuk menendang
bola, baik kaki kanan maupun kaki kiri. Beberapa orang pemain mampu menendang
bola dengan sama baiknya dengan menggunakan kaki kanan maupun kaki kirinya.
Bagian manapun dari kaki yang
digunakan untuk menendang bola biasanya disesuaikan dengan tujuan pemain
tersebut, apakah akan melakukan operan menyusur tanah, operan lambung, atau
untuk menendang bola dengan keras.
a.
Menendang dengan kaki bagian dalam
Pada umumnya teknik ini digunakan untuk mengumpan jarak pendek.
Analisis geraknya adalah sebagai berikut:
1)
Badan
menghadap sasaran di belakang bola.
2)
Kaki
tumpu berada di samping bola kurang lebih 15 cm, ujung kaki menghadap
sasaran, lutut sedikit
ditekuk.
3)
Kaki
tendang ditarik ke belakang, dan ayunkan ke depan.
4)
Setelah
terjadi benturan dilanjutan dengan follow through, (gerakan lanjutan)
b. Menendang dengan kaki bagian luar
Pada umumnya teknik menendang dengan kaki bagian luar dogunakan untuk
mengumpan jarak pendek. Analisis geraknya sebagai berikut:
1)
Posisi
badan di belakang bola, kaki tumpu di samping belakang bola 25 cm, ujung
kaki menghadap kesasaran, dan lutut sedikit
ditekuk.
2)
Kaki
tendang berada di belakang bola, dengan ujung kaki menghadap ke dalam.
3)
Kaki
tendang ditarik ke belakang dan ayunkan ke depan
4)
Perkenaan
bola tepat di punggung kaki bagian luar, dan tepat pada tengah-tengah bola.
5)
Gerakan
lanjutan kaki tendang diangkat serong kurang lebih 45 derajat menghadap
sasaran.
C. Menendang dengan punggung kaki
Pada umumnya menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke
gawang atau shooting. Analisis
gerakannya sebagai berikut:
1)
Badan
di belakang bola sedikit condong ke depan, kaki tumpu diletakkan disamping bola
dengan ujung kaki menghadap ke sasaran, kaki sedikit ditekuk.
2)
Kaki
tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap ke
depan/sasaran.
3)
Kaki
tendang tarik ke belakang dan ayunkan ke depan hingga mengenai bola.
4) Perkenaan
kaki pada bola tepat pada punggung kaki penuh dan tepat pada tengah-tengah
bola.
5)
Gerakan
lanjut kaki tendang diarahkan dan di angkat ke arah sasaran.
2. Teknik Mengontrol bola
Menghentikan bola merupakan salah satu
teknik dasar dalam permainan sepakbola yang penggunaannya bersamaan teknik
menendang bola. Tujuan menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, termasuk
di dalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan,
dan memudahkan untuk mengumpan. Analisis gerakkannya sebagai berikut:
·
Posisi
badan segaris dengan datangnya bola.
·
Kaki
tumpu mengarah pada bola dengan lutut sedikit ditekuk.
·
Kaki
penghenti diangkat sedikit dengan permukaan bagian dalam kaki dijulurkan ke
depan segaris dengan datangnya bola
·
Bola
menyentuh kaki persis di bagian dalam/mata kaki.
·
Kaki
penghenti mengikuti arah bola.
Untuk teknik menghentikan bola masih
terdapat banyak cara yang dapat dilakukan diantaranya, yaitu menggunakan punggung
kaki, paha, dada, serta kepala apabila memungkinkan.
a. Mengontrol dengan kaki bagian dalam
Ada 2 macam cara mengontrol bola berdasarkan arah datangnya bola:
1) Bola bergulir diatas tana caranya:
·
Lari
menyongsong bola, kaki tumpu penerima terarah pada bola, lutut ditekuk sedikit.
·
Bola
diterima pada kai bagian dalam
·
Kaki
penerima bola digerakkan mengikuti arah lintasan bola.
2) Bola melambung di udara
·
Lari
menyongsong bola,kaki penerima digerakkan ke depan ke arah datangnya bola.
·
Kaki
penerima tepat pada kaki bagian dalam.
·
Kaki
penerima bola digerakkan mengikuti lintasan bola.
·
Bola
dijatuhkan ke tanah, bola berhenti, dikuasai.
b. Mengontrol dengan kaki bagian luar
Caranya:
- Lari menyongsong bola, kaki tumpu penerima berdiri menyilang tegak lurus arah datangnya bola, bola ditekuk sedikit.
- Badan condong, kaki penerima diangkat ke depan ke arah datangnya bola.
- Bola datang diterima dengan kura-kura kaki bagian luar.
- Diteruskan dengan gerakan menguasai bola.
c. Mengontrol dengan punggung kaki
Caranya:
- Kaki tumpu berdiri ke arah datangnya bola dengan lutut ditekuk sedikit.
- Kaki penerima diangkat ke depan, kaki penerima menerima bola dengan kura-kura kaki penuh.
- Kaki penerima bola ditarik ke belakang bersama bola sehingga berhenti di atas tanah.
Uji Kompetensi 1
1.Olahraga yang termasuk dalam jenis
permainan bola besar, kecuali…
a. sepak bola
d. bola tangan
b. bola basket
e. softball
c. bola voli
2. Teknik yang digunakan apabila
hendak mengumpankan bola pada jarak pendek adalah…..
a. kai bagian luar
d. punggung kaki
b. kaki bagian dalam
e. kura0kura kaki
c. tumit
3. Posisi badan saat mengumpan bola
pada jarak pendek adalah…
a. dimiringkan ke samping kiri
b. tergantung teknik yang dimiliki pemain
c. menghadap sasaran di belakang bola
d. dimiringkan ke samping kiri
e. dicondongkan ke belakang
4. Bola ditendang ke samping gawang
dan keluar lapangan oleh pemain belakang, maka wasit akan memberi hukuman berupa….
a. tendangan pinalti d. tendangan sudut
b. lemparan ke dalam
e. tendangan bebas
c. tendangan langsung
5. Servis atas dilakukan dengan
perkenaan bola dengan….
a. pergelangan tangan
d. jari tangan
b. lemparan ke dalam
e. tengah tangan
c. lengan tangan
6. Jumlah pemain inti pada
masing-masing tim dalam permainan bola voli adalah…..
a. 5 orang
d. 8 orang
b. 6 orang
e. 11 orang
c. 7 orang
7. Cara mengoper bola dari depan dada
dengan dua tangan pada permainan basket disebut….
a. chest pass d. dribbling
b. bunch pass e. pivot
c. overhead pass
8. Lamanya waktu resmi permainan bola
basket adalah….
a. 4 × 10 menit
d. 2 × 30 menit
b. 4 × 15 menit e. 2 × 45 menit
c. 4 × 20 menit
9.
Teknik memukul bola dengan ayunan penuh disebut…
a. bunting d. swimming
b. bunter e. hutting
c. swing
10.
Pemain yang bertugas melambungkan bola kepada pemukul dinamakan….
a. pitcher d. outfielder
b. cather e. infielder
c. fielder
1. Sebutkan teknik-teknik dasar yang
harus dimiliki pemain sepak bola!
2. Mengapa passing atas merupakan elemen terpenting dalam permainan bola voli?
Jelaskan!
3. Apakah yang dimaksud dengan
menggiring bola (dribbling) dalam permainan
bola basket?
4. Sebutkan teknik menangkap bola
dalam permainan softball!
5. Apa tugas
utama wasit atau pengadil lapangan dalam suatu pertandingan olahraga?
Cermatilah!
E.LARI JARAK PENDEK
1.Pengertian umum
Lari jarak pendek adalah lari
yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. oleh karena itu
kebutuhan utama untuk lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari
jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang
dirubah menjadi gerakan halus lancer dan efisien dan sangat dibutuhkan bagi
pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi.
Seoarang pelari jarak pendek
(sprinter) yang potensial bila dilihat dari komposisi atau susunan serabut otot
persentase serabut otot cepat (fast twitch) lebih besar atau tinggi dengan
kemampuan sampai 40 kali perdetik dalam vitro disbanding dengan serabut otot
lambat (slow twitch) dengan kemampuan sampai 10kali perdetik dalam vitro. Oleh
karena itu seorang pelari jarak pendek itu dilahirkan /bakat bukan dibuat.
Suatu analisa structural prestasi
lari jarak pendek dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaiki
harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses
biomekanika, biomotor, dan energetic.
Lari jarak pendek bila dilihat dari
tahap-tahap berlari terdiri dari beberapa tahap yaitu :
a. Tahap reaksi dan dorongan
(reaction dan drive)
b. Tahap percepatan (acceleration)
c. Tahap tansisi/perobahan
(transition)
d. Tahap kecepatan maksimum (speed
maximum)
e. Tahap pemeliharaan kecepatan
(maintenance speed)
f. Finish
Tujuan lari jarak pendek adlah
untuk memaksimalkan kecepatan horizontal, yang dihasilkan dari dorongan badan
ke depan. Kecepatan lari ditentukan oleh panjang langkah dan frekuensi langkah
(jumlah langkah persatuan waktu). Oleh karena itu, seorang pelari jarak pendek
harus dapat meningkatkan satu atau kedua-duanya.
Lari jarak pendek meliputi lari 100m,
200m, dan 400m. Kelangsungan gerak dalam lari jarak pendek secara teknis adalah
sama, perbedaannya terletak pada penghematan penggunaan tenaga disebabkan
perbedaan jarak yang harus ditempuh. Kunci utama yang harus dikuasai seorang sprinter adalh start atau tolakan.
Keterlambatan gerak atau ketidak telitian pada waktu melakukan start sangat
merugikan seorang sprinter.
2. Teknik Dasar Start Jongkok dalam Lari Jarak Pendek.
a. Macam-macam start jongkok
1) Start pendek (bunch start)
a)
Letakkan
kaki (depan dan belakang terpisah kira-kira 25 – 30 cm).
b)
Ujung
kaki belakang ditempatkan segaris dengan lutut kaki muka bila dalam sikap
berdiri.
c)
Jarak
kaki dari garis star kira-kira kaki depan 37 cm dan kaki belakang 85 cm tergantung dari panjang tungkai.
2) Start menengah (menengah start)
a)
Dalam
sikap berlutut, letakkan lutut kaki belakang di samping ujung kaki depan.
b)
Jarak
kaki dari garis star kira-kira kaki depan 37 cm dan kaki belakang 85 cm
tergantung dari panjang tungkai.
3) Start Panjang (long start)
a)
Dalam
sikap berlutut, letakkan kaki belakang di samping tengah-tengah lengkung
telapak kaki depan.
b)
Jarak
kaki dari garis start kira-kira kaki depan 35 cm dan kaki belakang 90 cm,
tergantung dari panjang tungkai.
b. Urutan gerakan
start jongkok.
1) Pada aba-aba “Bersedia”
a)
Letakkan
tangan lebih besar sedikit lebar bahu. Jari-jari dan ibu jari membentuk huruf V
terbalik. Bahu condong ke depan, sedikit di depan tangan dan lengan lutut.
b)
Kepala
sedemikian rupa sehingga leher tidak tegang dan pandangan ke depan kira-kira
2-5 meter di muka garis start.
c)
Tubuh/badan
kendor( rileks)
d)
Pusat
perhentian pada aba-aba berikutnya.
e)
Jarak
letak kaki terhadap garis start tergantung dari bentuk start yang digunakan.
2) Pada aba-aba “siap”
a)
Angkat
panggul ke arah depan atas dengan tenang sampai sedikit lebih tinggi dari bahu,
jadi garis punggung sedikit menurun ke depan.
b)
Kepala
rendah, leher tetap kendor, pandangan ke bawah 1-1,5 meter dimuka garis start.
c)
Lengan
tetap lurus, siku jangan bengkok.
d)
Pada
waktu mengangkat panggul ambil napas dalam-dalam.
e)
Pusatkan
perhatian pada bunyi pistol start.
3) Pada aba-aba “Ya”
a)
Ayunkan
lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat.
b)
Kaki
kiri menolak kuat-kuat sampai terkejang lurus. Kaki kanan melangkah secepat
mungkin, dan secepatnya mencapai tanah. Langkah pertama ini kira-kira 45 cm
sampai 75 cm di depan garis start.
c. Urutan gerak
keseluruhan
Urutan gerak dalam berlari bila dilihat
dari tahap-tahapnya adalah tahap topang yang terdiri dari topang depan dan satu
tahap dorong, serta tahap melayang yang terdiri dari tahap ayun ke depan dan
satu tahap pemulihan atau recovery.
1)
Tahap Topang
(support phase), pada tahap ini bertuuan untuk memperkecil penghambatan saat sentuh tanah dan memaksimalkan dorongan
ke depan. Bila dilihat dari sifat-sifat teknisnya adalah
mendarat pada telapak kaki (ballfoot).
2)
Tahap melayang
(flaying phase), pada tahap ini bertujuan untuk memaksimalkan dorongan ke depan
dan untuk mempersiapkan suatu penempatan kaki yang efektif saat sentuh tanah.
Bila dilihat dari sifat-sifat teknis pada tahap ini adalah lutut kaki ayun
bergerak ke depan dank e atas (untuk meneruskan dorongan dan menambah panjang
langkah).
3)
Tahap – Tahap
Pembelajaran
Pembelajaran
lari jarak pendek terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :
a) Tahap Bermain (games)
Tahap
ini bertujuan untuk mengenalkan masalah gerak (movement problem) lari jarak pendek langsung, dan cara lari jarak
pendek yang benar ditinjau secara anatomis, memperbaiki sikap berlari jarak
pendek serta meningkatkan motivasi siswa terhadap pembelajaran, sehingga pada
akhirnya dapat meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Tujuan khusus dalam
bermain lari jarak pendek adalah meningkatkan reaksi bergerak, kecepatan dan
percepatan gerak siswa, serta koordinasi gerak siswa dalam berlari. Dalam
bermain aa beberapa bentuk yang dapat diberikan, yaitu bentuk perorangan,
kelompok kecil atau kelompok besar.
b) Tahap Teknik Dasar (Basic of Technic)
Tahap
ini bertujuan untuk mempelajari dasar gerak lari jarak pendek yang sistematis.
Adapun tahap-tahapnya sebagai berikut :
1) Latihan Dasar ABC
Tahap
ini bertujuan mengembangkan keterampilan dasar lari dan mengembangkan
koordinasi gerak lari jarak pendek. Bentuk latihannya adalah tumit menendang
pantat, gerak ankling lutut diangkat tinggi, lutut diangkat tinggi dan kaki
diluruskan.
2) Latihan Dasar Koordinasi ABC
Tahap
ini bertujuan untuk mengembangkan keteramilan dan koordinasi lari cepat.
3) Lari Cepat Dengan Tahanan
Tahap
ini bertujuan untuk mengembangkan tahap dorong atau support phase dan kekuatan
khusus. Pada tahap ini dapat menggunakan tahanan dari teman atau suatu alat
penangan misalnya ban mobil atau beberapa ban motor, lakukan dngan tidak
melebihi berat tahanan, serta guru memperhatikan kaki topang betul-betul lurus
dan kontak dengan tanah sesingkat mungkin.
4) Lari Mengejar
Tahap
ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan reaksi dan percepatan lari. Latihan
ni dapat menggunakan tomgkat atau tali sepanjang 1,5 m; mulailah dengan berlari
pelan-pelan setelah teman pasangan di depan melepaskan tongkat atau tali siswa
yang dibelakang mengejar sampai batas yang telah ditentukan.
5) Lari Percepatan
Tahap
ini bertujuan untuk mengembangkan lari percepatan dan keceatan maksimum.
Buatlah tanda untuk menandai daerah 6 m, satu teman menunggu di ujung batas
yang telah ditentukan, dan pelari yang dibelakang berlari optimum dan
percepatlah berlari bila pelari yang dating mencapai daerah 6 m dan pelari yang
di depan mulai berlari secepat mungkin bila pelari belakang telah menginjak
garis 6 m dibelakangnya.
6) Start Melayang Lari Sprint 20 m
Tahap
ini bertujuan untuk mengembangkan kecepatan maksimum. Untuk melakukannya
buatlah tanda 20 m dan gunakan awalan antara 20 sampai 30 m tetapi bias
disesuaikan dengan keadaan lapangan antara 10 sampai 20 m, selanjutnya siswa
berusahamelewati batas yang telah ditentukan dengan kecepatan maksimum.
d. Teknika Memasuki Garis
Finish
Pada prinsipnya cara memasuki garis finish
pada lari jarak pendek ada3 yaitu:
1) Teknik memasuki garis finish tanpa mengubah kecepatan
dan posisi tubuh. Cara melakukan: menjelang 5-10 meter larilah dengan kecepatan
penuh, jangan menoleh ke kanan/kiri atau ke belakang. Badan condong ke depan
dan pandangan lurus ke depan melewati garis finish.
2) Memasuki garis finish dengan membusungkan dada. Cara
melakukan: gerakan seperti yang dilakukan pada teknik menjelang tubuh menyentuh
garis finish/pita finish dada dibusungkan ke depan, tidak mengurangi kecepatan.
Sehingga posisi dada Nampak ke kanan dan paling dahulu menyentuh pita finish.
3) Memasuki garis finish dengan menundukkan: dengan tanpa
mengurangi kecepatan menjelang garis finish, tundukkan kepala sedikit ke depan,
seperti posisi membungkuk, jaga keseimbangan yang menyentuh pita finish pertama
kali adalah bagian kepala, jangan berhenti mendadak pertahankan kaki hingga 3-5
meter.
F. Pencak Silat
Pembentukan sikap merupakan dasar dari pembentukan
gerak yang meliputi sikap jasmanlah dan rohaniah. Sikap dasar pencak silat
terdiri dari sikap berdiri, jongkok, duduk, berbaring, khusus, dan pasang.
1. Sikap Berdiri
Sikap berdiri dalam pencak silat terdiri dari tiga
sikap, antara lain:
a. Sikap berdiri tegak
Gerakan yang termasuk pada sikap berdiri
tegak, antara lain:
1)
Sikap
salam/menghormat.
2)
Sikap bersyukur,
berdoa, dan memusatkan pikiran.
3)
Sikap tegak
a)
Sikap tegak.
Berguna dalam sikap siap, baris berbaris, berdoa memusatkan diri, dan sikap
awal.
b)
Sikap tegak 2 dan
3. Berguna pada sikap awal melakukan gerakan dasar dan gerakan senam.
c)
Sikap tegak 4.
Berguna sebagai sikap awal melakukan gerakan teknik dan bertanding.
b. Sikap berdiri kangkang.
Sikap berdiri kangkang adalah sikap
dasar untuk langkah dan kuda-kuda. Titik pertemuan garis-garis sikap
menunjukkan titik berat badan, agar kedua kaki sama simetris.
c. Sikap berdiri kuda-kuda
Sikap kuda-kuda adalah posisi kaki
tertentu sabagai dasar tumpuan untuk melakukan sikap dan gerakan bela serang.
Badan dalam keadaan seimbang tetapi mudah bergerak.
2. Sikap Pasang
Pengertian sikap pasang adalah suatu sikap siap siaga untuk
melakukan pembelaan atau serangan yang berpola yang dilakukan pada awal dan
akhir dari rangkaian gerak dan mempunyai unsure – unsure sikap kuda – kuda,
sikap tubuh, sikap lengan dan sikap tangan. Sikap pasang ada beberapa jenis,
yaitu sikap pasang dengan:
a. Kuda-kuda depan sejajar
1)
Sikap awal tegak
2, aki kri melangkah ke depan, tangan kiri lurus ke depan rileks, tangan kanan
ditekuk 90°
ke depan, tumpuan badan terletak di kaki kanan.
2)
Posisi kaki kiri berada lurus di depan kaki kanan, dengan ditekuk
sedikit ke depan dan kaki kanan lurus/tegak.
b.
Kuda-kuda badan berputar
Dengan cara gerakan hamper sama dengan
kuda-kuda depan sejajar, kemudian diteruskan dengan memutar badan, sehingga
tangan kiri yang berada di depan berganti dengan tangan kanan.
c.
Kuda-kuda serong depan
1)
Sikap tegak 2 diteruskan kaki kiri melangkah ke depan serong kiri,
tangan kiri dijulurkan ke depan dan tangan kanan ditekuk ke depan rileks.
2)
Badan bertumpu pada kaki kanan, kaki kiri ditekuk sedikit ke belakang
± 15 derajat.
d.
kuda-kuda tengah menghadap
Setelah melakukan kuda-kuda tengah menghadap dilanjutkan
latihan teknik pukulan dan tendangan.
Uji Kompetensi 2
1. Berikut ini merupakan
nomor lari jarak pendek, kecuali….
a.
a. 100 m d. 400 m
b.
b. 200 m e. 100 m gawang
c.
300 m
2. Alat yang digunakan
sebagai tempat menolak kaki pada saat start disebut…
a.
a. balok
tolakan
d. start block
b.
b. balok
tumpuan e.
balok kayu
c.
balok
keseimbangan
3. Gerakan yang dilakukan
pada saat aba-aba “bersedia” adalah…
a.
letakkan tangan
lebih besar sedikit dari lebar bahu.
b.
kepala rendah,
leher tetap kendor, pandangan ke bawah 1-1,5 meter di muka garis start.
c.
C.ayunkan lengan
kiri ke depan
d.
kaki kiri menolak
kuat-kuat sampai terkejang lurus
e.
kaki kanan
melangkah secepat mungkin
4. Seorang yang mempunyai
postur badan tinggi besar untuk lari nomor 100 meter sebaiiknya menggunakan….
a.
start pendek d. start berdiri
b.
start
menengah e. bunch
start
c.
start panjang
5. Faktor penting pada saat
melakukan sprint yaitu…
a.
kecepatan yang
stabil
b.
kecepatan semakin
berkurang
c.
kecepatan
diselingi dengan istirahat
d.
lari pelan
kemudian cepat
e.
menggunakan
kecepatan maksimal sampai di garis finish.
6. Sikap berdiri dalam
pencak silat terdiri dari…
a.
a. 1 sikap d. 4 sikap
b.
b. 2 sikap e. 5 sikap
c.
3 sikap
7. Sikap pasang adalah
sikap siaga untuk melalukan gerakan…
a.
a. pukulan d. pembelaan
b.
b. tangkisan e. tendangan
c.
kuncian
8. Setiap serangan dalam
pencak silat memiliki unsur-unsur dibawah ini, kecuali…
a.
sikap
kewaspadaan/ siap siaga
b.
sikap kuda-kuda
c.
sikap percaya
diri
d.
sikap pantang
menyerah
e.
sikap kejujuran
dan ketaatan
10. Posisi kaki kiri lurus
di depan kaki kanan dengan ditekuk sedikit ke depan dan kaki kanan lurus/tegak,
Gerakan tersebut termassuk dalam sikap….
a.
kuda-kuda badan
berputar
b.
kuda-kuda serong
depan
c.
pasang dengan
kuda-kuda depan sejajar
d.
kuda-kuda tengah
menghadap
e.
tegak 4
1. Apa pengertian dari
lari jarak pendek?
2. Sebutkan jarak lari
yang termasuk dari lari jarak pendek!
3. Sebutkan tahap-tahap
lari jarak pendek!
4. Bagaimanakah pengertian
dari sikap pasang?
5. Apakah yang dimaksud
dengan sikap kuda-kuda? Jelaskan!
Ulangan Harian 1
1. Olahraga yang termasuk
dalam jenis permainan bola besar, yaitu…
a.
a. baseball d. tennis
b.
b. bulu
tangkis e. softball
c.
bola voli
2. Lamanya waktu normal
permainan sepak bola adalah…
a.
a. 2× 30 menit
d. 2× 50 menit
b.
b. 2× 40 menit
e. 2× 60 menit
c.
2× 45 menit
3. Pada permainan sepak
bola, pergantian pemain maksimal sebanyak…..
a.
a. 1 kali
pergantian d. 4 kali pergantian
b.
b. 2 kali
pergantian e. 5 kali pergantian
c.
3 kali pergantian
4. Teknik menendang yang
digunakan untuk menembak bola ke gawang adalah….
a.
a. tumit d. kaki bagian
luar
b.
b. kura-kura
kaki e. punggung
kaki
c.
kaki bagian dalam
5. Teknik dasar bola voli
adalah, kecuali….
a.
a. cara
melompat d.
passing bawah
b.
b. cara gerak
tipu badan e. passing atas
c.
servis
6. Passing atas merupakan
elemen yang penting dalam permainan…
a.
a. sepak
bola d. softball
b.
b. bola voli e. semua jawaban salah
c.
bola basket
7. Dalam permainan bola
voli, servis dapat diartikan sebagai….
a.
menyajikan bola
pertama
b.
serangan pertama
c.
pukulan permulaan
d.
tanda mulainya
suatu permainan
e.
salah satu syarat
dalam permainan
8. Jumlah masing-masing
anggota dalam permainan bola basket adalah…
a.
a. 5 orang d. 8 orang
b.
b. 6 orang e. 11 orang
c.
7 orang
9. Memantul-mantulkan bola ke lantai
dalam permainan basket disebut….
- a. shooting d. lay-up
- b. dribbling e. pivot
- passing
10. Teknik dasar yang paling penting
dalam permainan softball adalah…
- teknik memegang bola
- teknik pelambung
- teknik melempar bola
- teknik memukul bola
- semua jawaban salah
11. Memukul bola dalam permainan
softball terdiri dari….. macam.
- a. Satu d. empat
- b. dua e. lima
- tiga
12. Kebutuhan utama untuk lari jarak
pendek adalah….
- a. ketahanan d. kecepatan
- b.kekebalan e. kebugaran
- ketangkasan
13. Jarak kaki dari garis start
kira-kira kaki depan 37 cm dan kaki belakang…tergantung dari panjang tungkai.
- a. 70 cm d. 85 cm
- b. 75 cm e. 90 cm
- 80 cm
14. Sikap awal melakukan gerakan
dasar dalam pencak silat adalah…
- a. sikap tegak 1 d. sikap salam
- b. sikap tegak 2 dan 4 e. sikap istirahat
- sikap tegak 4
15. Sikap awal untuk gerakan teknik
sambung dan bertanding adalah sikap….
- a. tegak 1 d. tegak 4
- b. tegak 2 e. salam
- tegak 3
1.
Bagaimanakah
pengertian dari sepak bola?
2.
Apakah
dampak dari operan yang jelek saat bermain bola voli?
3.
Apakah
tujuan dari menggiring (dribbling) bola rendah pada permainan bola basket?
4.
Bagaimanakah
bentuk lapangan dan ukuran untuk permainan softball/baseball!
5.
Bagaimanakah
teknik melewati garis finish yang baik pada lari jarak pendek!
Remidial
1.
Dapatkan
setiap bagian kaki digunakan untuk mencetak gol dalam permainan sepak bola?
Jelaskan!
2.
Jelaskan
apa yang dimaksud dengan servis tangan bawah!
3.
Apakah
yang dimaksud dengan permainan bola basket?
4.
Apakah yang dimaksud dengan teknik pelambung (pitcher)?
5.
Terangkan
cara melakukan sikap pasang dengan kuda-kuda depan sejajar!
Modul 2
![]() |
Komponen Silabus
*Standar Kompetensi:
Mempraktikan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya
sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
*Kompetensi Dasar:
1. Mempraktikkan
latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan kelentukan untuk kebugaran jasmani
dalam bentuk sederhana serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.
2. Mempraktikkan tes
kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.
3. Mempraktikkan
perawatan tubuh agar tetap segar.
*Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mamp mempraktikan kebugaran
jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai yang
terkandung di dalamnya.
Materi Pokok
A. Bentuk-bentuk Latihan
kekuatan
B. Bentuk-bentuk Latihan
kelentukan
C. Bentuk-bentuk Latihan Keseimbangan
D. Tes Kebugaran Jasmani
E. Perawatan Tubuh
Pendahuluan
Kebugaran jasmani adalah
kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap
pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari)
tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan. Unsur-unsur kebugaran jasmani
terdiri dari bermacam-macam aktivitas yang berhubungan dengan keterampilan
olahraga. Keterampilan olahraga tersebut terdiri dari beberapa macam antara
lain: kelincahan, keseimbangan, koordinasi, power, dan waktu reaksi. Adapun
unsur-unsur ksegaran jasmani yg berhubungan dengan ksehatan, yaitu daya tahan
aerobic, komposisi tubuh, kelenturan, kekuatan otot, dan daya tahan otot.
A. Bantuk-bentuk Latihan Kekuatan
1.
Latihan Kekuatan Otot Lengan (push up)
a. Tujuan
1)
menguatkan otot lengan, bahu, dada.
2)
Push-up menguatkan otot lengan, bahu dan dada.
3)
Push-up membantu melancarkan aliran darah ke
kepala, terlebih lagi bila didahului melakukan latihan leher sebelum memulai push-up.
b. Cara melakukan push-up
1)
Mula-mula posisikan tubuh Anda tertelungkup
2)
Letakan lengan tepat disamping kanan dan kiri
Aanda, tidak terlalu lebar juga tidak terlalu sempit.
3)
Tarik napas sebelum mengangkat tubuh, dan
bersamaan dgn gerakan lengan mengangkt tubuh anda lepaskan napas. Saat bergerak
turun naik napas kembali.
Latihan push-up dapat dikombinasikan
dengan:
1)
mengubah jarak telapak tangan.
2)
bentuk tangan yang menyentuh lantai (membuka,
mengepal, menggunakan jari, atau punggung tangan)
3)
mengubah jrak antar kaki
4)
mengubah ketinggian letak kaki (menggunakan kursi
atau kaki yang satu ditindihkan ke kaki yang lain).
2.
Latihan kekuatan Otot perut (sit-up)
a. Tujuan
sit-up bertujuan untuk menguatkan otot perut.
b. Cara melakukan sit-up
1)
Mula-mula tidur terlentang, kedua lutut ditekuk,
dan kedua tangan ditekukkan di belakang kepala.
2)
Kemudian badan diangkat ke atas, hingga dalam
posisi duduk, kedua tangan tetap berada di belakang kepala.
3)
Gerakan ini dilakukan sebanyak-banyaknya (15-30
detik)
3. Latihan kekuatan otot lengan bahu (pull-up)
a. Tujuan
Pull-up merupakan salah satu latihan
kekuatan otot lengan dan bahu.
b. Cara melakukannya
1)
Siswa berdiri di bawah palang tunggal, kedua
tangan berpegangan pada palang tunggal selebar bahu, pegangan telapak tangan
menghadap ke arah kepala.
2)
Dengan bantuan tolakan kedua kaki, siswa melompat
ke atas sampai mencapai sikap bergantung siku tekuk, dagu berada di atas
palang. Sikap tersebut dipertahankan selama mungkin.
B. Bentuk-bentuk Latihan Kelentukan
Kelentukan sama dengan keleluasaan
atau kemudahan gerakan, terutama pada otot-otot persendian. Tujuan dari latihan
ini adalah agar otot-otot pada sendi tidak kaku dan dapat bergerak leluasa
tanpa ada gangguan yang erarti. Bentuk-bentuk laithan kelentukan adalah sebagai
berikut:
1. Latihan kelentukan otot leher
a.
Tujuan
untuk
melatih otot persendian dan otot leher kea rah depan dan belakang.
b. Cara
melakukan latihan kelentukan otot leher
1)
Mula-mula berdiri tegak dengan posisi kaki dibuka
selebar bahu,kedua tangan di pinggang dan pandangan ke depan.
2)
Kemudian miringkan kepala ke kiri dan ke kanan (
2 × 4 hitungan )
3)
Anggukkan kepala ke bawah dan ke atas ( 2 × 4
hitungan )
4)
Tengokkan kepala ke kiri dan ke kanan ( 2 × 4
hitungan )
5)
Setelah itu putarkan kepala ke arah kanan
sebanyak 8 hitungan dan kemudian putarkan kepala ke kiri sebanyak 8 hitungan
2. Latihan kelentukan kombinasi gerakan
sendi pinggul, punggung, dan lutut.
a. Tujuan
Koordinasi gerakan sendi pinggul,
pinggang dan lutut
b. Cara
melakukan latihan kelentukan kombinasi gerakan.
1)
Mula-mula berdiri tegak, kedua kaki dirapatkan
dan kedua tangan di samping badan
2)
Kemudian bungkukkan badan ke depan, kedua kaki
lurus, kepala ditundukkan dan telapak (c) Lalu hitungan kedua, berjongkok,
tumit diangkat dan kedua tangan lurus ke depan sejajar dengan bahu tangan
menyentuh tanah.
3)
Hitungan ketiga, kembali ke posisi yang pertama
4)
Pada hitungan keempat, lentingkan badan ke
belakang, kepala tengadah ke atas
5)
Gerakan ini dilakukan berulang-ulang (2× 4
hitungan).
3. Latihan kelentukan cium lutut
Ada 2 cara dengan sikap:
a. Berdiri
1) Tujuan
Koordinasi gerakan sendi pinggul,
pinggang dan lutut
2) Cara melakukan latihan cium
lutut
a) Sikap awal berdiri tegak,
kedua tangan lurus ke bawah di depan badan.
b) Turunkan kedua tangan hingga
menyentuh lantai.
c) Usahakan hidung dapat
menyentuh lutut, tahan kira-kira 5-10 detik.
b. Duduk
1) Tujuan
Melatih kelenturan otot
paha,pinggang,punggung, dan pinggul.
2) Cara melakukan duduk
Hampir sama dengan posisi berdiri, pada
sikap awal dengan cara duduk kedua kai lurus ke depan.
4. Latihan kelentukan sikap
kayang
a. Tujuan
Melenturkan persendian otot pinggang,
panggul, dan pinggul.
b. Cara melakukan kayang
a. Sikap permulaan berdiri,
keduan tangan menumpu pada pinggul.
b. Kedua kaki ditekuk, siku
tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
c. Kedua tangan diputar ke
belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
d. Posisi badan melengkung bagai
busur.
5. Latihan kelentukan sikap Back-up
a. Tujuan
Melenturkan persendian otot pinggang,
panggul, dan paha serta menguatkan otot punggung.
b. cara melakukannya
1) Tidur tengkurap, kedua tangan
ditekuk di belakang kepala, kaki lurus.
2) Angkat badan ke atas sampai pantat
3) Gerakan ini dilakukan
berulang0ulang selama 15-30 detik.
6. Latihat Perenggangan
Perenggangan dari leher samapai
pergelangan kaki, anggota badan yg harus mendapatkan tekanan perenggangan
adalah otot-otot leher, tangan, pungggung, paha, atau kaki. Tujuan dan caranya
sbg brikut:
- Melatih klenturan otot lher,dilkukan dgn cara menahan leher kesamping kanan,kiri,depan,belakng,dithan smoai hitungan ke-8
- melatih kelenturan pergelangan tangan dan otot-otot bahu samping,bawah,atas belakang.
- melatih kelenturan sendi lutut dilakukan berdiri kemudian tekuk slah satu kaki ked pan or belakang, than smpai htungan ke-8 secra bergantian.
C. Bentuk-bentuk latihan keseimbangan
Latihan keseimbangan adalah kemampuan
seseorang dalam memelihara posisi tubuh yang statis (tidak bergerak) atau dalam
keadaan posisi badan yang dinamis (bergerak). Latihan keseimbangan adalah
bentuk/sikap badan dalam keadaan seimbang baik pada sikap berdiri, duduk,
maupun jongkok. Bentuk-bentuk latihannya adalah sebagai berikut:
1. Sikap Kapal terbang
a. Tujuan
Menguatkan otot tungkai dan kaki
serta menjaga keseimbangan
b. cara melakukan sikap kapal terbang
gerakan seperti latihan handspring namun kaki diluruskan ke belakang, badan
membungkuk, kedua tangan merentang ke samping.
2. Sikap berdiri tegak jinjit
a. Tujuan
Menguatkan otot tungkai dan menjaga
keseimbangan.
b. Cara melakukan sikap berdiri tegak
jinjit
1) Sikap berdiri tegak, mata
dipejamkan.
2) Kaki posisi jinjit
3) Kedua lengan dijulurkan ke depan.
4) Pertahankan posisi tersebut dalam
beberapa menit.
3. Sikap duduk
a.Tujuan Menguatkan otot tungkai dan
menjaga keseimbangan.
1) Duduk berseluncur, kedua kaki
rapat, kedua lengan di samping badan dan pandangan ke depan.
2) Kemudian sikap duduk angkat kedua
kaki lurus diatas, kedua tangan memegang paha bagian belakang, hingga
menyerupai huruf V.
3) Seharusnya dari sikap duduk angkat
kedua kaki lurus ke atas, kedua tangan lurus memegang pergelangan kaki.
D. Tes Kebugaran Jasmani
- mengukur kemampuan fisik seseorang;
b.
menentukan
status kondisi fisik siswa
c.
mengetahui
perkembangan kemampuan fisik siswa
d.
sebagai
bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran
jasmani.
e. menilai kemampuan fisik siswa, sebagai
salah satu tujuan pengajaran pendidikan jasmasni.
f. Sebagai salah satu bahan dalam
memberikan nilai pelajaran pendidikan jasmani.
Aspek yang akan diukur, meliputi:
1. Tes Lari Cepat 60 Meter
a) Tujuannya adalah mengukur
kecepatan lari seseorang.
b) Alat atau fasilitas
meliputi lintasan lari, peluit, stopwatch, bendera
start dan tiang pancang.
c) Pelaksanaannya sebagai berikut.
1)
Peserta
berdiri di belakang garis start dengan sikap berdiri.
2)
Apabila
ada aba-aba “ya” peserta lari ke depan secepat mungkin menempuh jarak 60 meter.
3)
Pada
saat peserta menyentuh atau melewati garis finish, stopwatch dihentikan.
d. Cara member skor
Skor hasil tes yaitu waktu yang
dicapai oleh pelari untuk menempuh jarak 60 meter. Waktu dicatat sampai
persepuluh detik.
2. Sit-up
a) Tujuannya adalah mengukur kekuatan
dan daya tahan otot perut.
b. Penilaian
1)
Hasil
yang dihitung dan dicatat adalah jumlah gerakan yang dapat dilakukan dengan
benar dalam selang waktu yang telah ditentukan.
2)
Bila
gagal melakukan diberi nilai nol.
3. Gantung angkat tubuh/sikut teknik 60 detik
a) Tujuannya adalah mengukur kekuatan
dan daya tahan otot lengan dan otot bahu.
- Hasil yang dicatat adalah waktu yang dicapai untuk mempertahankan sikap gantung angkat tubuh (untuk pria) dan sikap gantung sikut ditekuk (untuk wanita)
- Bila tidak melakukan sikap tersebut dinyatakan gagal dan diberi nilai nol dicatat dalam satuan detik.
E. Perawatan Tubuh
1. Membiasakan Melakukan aktivitas Jasmani secara rutin
Kebiasaan beraktivitas jasmani untuk
memelihara kebugaran perawatan tubuh perlu dilakukan secara rutin agar badan
tetap dalam kondisi sehat, meliputi:
a. Perawatan kulit
b. perawatan rambut
c. perawatan kuku
d. perawatan tangan dan kaki
e. perawatan telinga
f. perawatan hidung
g. perawatan mutut
h. perawatan gigi
i. perawatan mata
2. Menunjukan perliaku sehat dalam kehidupan sehari-hari
a. berpenampilan secara rapi, baik
rambut, pakaian, celana, dan sepatu.
b. Berpakaian yang serasi, dan
disesuaikan dengan situasi dan kondisi.
c. Suka berolahraga secara rutin
d. selalu menjaga kebersihan badan
e. suka bergaul dan ramah kepada
lawan bicara.
f. menjaga kesopanan baik saat
berjalan atau berbicara.
g. beribadah secara tekun sesuai
dengan keyakinannya.
h. Tidak merokok, menolak
minum-minuman keras, atau memakai narkoba.
Uji Kompetensi 1
1. Latihan kondisi
fisik (physical conditioning) memegang peran penting yaitu untuk….
a. mengatur pla makan
b. mempertahankan kelenturan tubuh
c. menjaga kolesterol dalam darah
d. mengontrol kestabilan suhu tubuh.
e. mempertahankan derajat kebugaran
jasmani.
2. pada hakikatnya prinsip
latihan adalah beban latihan….
a.stabil
b.berubah
c. bertambah
d. dikurangi
e.modifikassi.
3. Latihan yang
dilakukan untuk menguatkan otot punggung adalah…
a. push-up
b. sit-up
c. pull-up
d. back-up
e. squat jump
4. Berikut ini adalah
kombinasi dapat dilakukan dengan latihan push-up kecuali….
a. mengubah jarak telapak tangan
b. bentuk tangan yang menyentuh
lantai
c. mengubah jarak antar kaki
d. mengubah ketinggian letak kaki.
e. mengubah posisi
badan
5. Latiham back-up
bertujuan untuk melatih kekuatan otot….
a. perut
b. paha
c. punggung
d. tangan
e. leher
6. pada latihan
push-up, untuk memperoleh kekuatan yang cukup sehingga dapat melakukan repetisi
dari 50-100 kali diperlukan waktu latihan…
a. 1 hari
b. 1 minggu
c. 1 bulan
d. 2 bulan
e. 3 bulan
9. Posisi duduk
kemudian berusaha mencium lutut adalah bentuk tes untuk mengukur….
a. endurance
b. fleksibilitas
c. speed
d. strength
e. agility
10. Perawatan kuku
dilakukan dengan cara…
a. membersihkan jari tangan
b. mencuci kuku dengan alkohol
c. memakai kuteks
d. memotong kuku dengan gigi
e. mencuci kuku menggunakan air
hangat.
1. Apa yang dimaksud dengan kebugaran jasmani?
2. Apa bentuk latihan
yang dapat dilakukan untuk membiasakan
latihan pull-up? Jelaskan!
3. Apakah tujuan dari
latihan kelentukan sikap kayang?
4. Apa yang dimaksud
dengan latihan keseimbangan?
5. Sebutkan tiga
perilaku sehat dalam kehidupan sehari-hari!
Ulangan Harian 2
1. Manfaat latihan
kebugaran jasmani adalah…
a. untuk mempertahankan kelenturan
tubuh
b. untuk mengontrol kestabilam suhu
tubuh
c. untuk mengatur pola makan
d. untuk menjaga kondisi fisik
e. untuk menguatkan persendian
2. Seorang atlet
sebelum mengikuti pertandingan, hendaknya mengikuti program latihan kondisi
fisik secara intensif selama…
a. 1-2 minggu
b. 3-4 minggu
c. 5-6 minggu
d. 6-7 minggu
e. 6-8 minggu
3. Berikut ini adlah
cara untuk melakukanb sit-up, kecuali….
a. tidur terlentang
b. kedua lutut ditekuk
c. kedua tangan diletakkan di
belakang kepala
d. badan diangkat ke atas
e. posisi tubuh tertelungkup
4. Untuk mengatur dan ketahanan
otot-otot paha adalah….
a. push-up.
b. sit-up
c. back-up
d. naik trun tangga
e. squant jump
5. push-up bertujuan untuk
menguatkan…
a. otot lengan
b. otot punggung
c.otot biceps
d. otot perut
e. otot leher
6. Kemampuan gerak maksimal suatu
persendian untuk menyesuaikan diri terhadap segala aktivitas disebut…
a. kelincahan
b. kecepatan
c. kekuatan
d. keluwesan
e. endurance
7. Perenggangan otot dilakukan mulai
dari…
a. kepala
b. leher
c. tangan
d. kaki
e. perut
8. Latihan keseimbangan dari sikap
duduk bertujuan untuk….
a. menguatkan otot tungkai
b. menguatkan otot bahu samping
c. menguatkan otot leher
d. menguatkan otot tangan
e. menguatkan otot leher
9. Salah satu fungsi dari tes
kebugaran jasmani adalah, kecuali…
a. untuk menguatkan kemampuan fisik
b. untuk menentukan status kondisi fisik
c. untuk mengetahui perkembangan kemampuan fisik
d.untuk menilai kemampuan fisik
e. untuk memberikan latihan yang
berat pada fisik
10. Perawatan kulit dilakukan dengan
cara….
a. rajin menggunakan parfum
b. mandi dengan teratur
c. mamakai hand and body lotion setiap saat
d. membersihkan teelinga
e. membersihkan kuku
1. Apak yang dimaksud dengan kekuatan
otot?
2. Sebutkan manfaat dari push-up
3. Bagaimanakah cara melakukan
back-up
4. Sebutkan aspek yang akan diukur
dalam tes kebugaran jasmani!
5. Jelaskan bagaimanakah cara
perawatan mulut untuk menjaga kesehatan!
Remidial
1. Apa yang dimaksud dengan
kelentukan!
2. Sebutkan cara melakukan sit-up!
3. Apa tujuan dan bagaimana cara
melakukan latihan kelenturan cium lutut cara duduk?
4. Sebutkan fungsi tes kebugaran
jaasmani secara umum!
5. Sebutkan aktivitas jasmani untuk
memelihara kebugaran dalam hal perawatan tubuh!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Matur Nuwun Mbah...???